Wednesday, February 15, 2012

SingCu (Singkat-Singkat LUCU) - PART 5

Hei, kamu! jangan cemberut saja.. mending kita olahraga muka & hati dengan tertawa , baca SingCu dijamin ketawa! Ayo langsung aja cerita singkat kali ini adalah..

Kabar Buruk dari Hasil Lab

Dokter: "Saya punya berita buruk dan berita yang lebih buruk."

Pasien: "Mungkin Anda bisa memberi saya berita buruk terlebih dahulu."

Dokter: "Lab mengeluarkan hasil tes kesehatan Anda. Mereka mengatakan Anda tinggal memiliki 24 jam untuk hidup."

Pasien: "24 jam! Itu mengerikan! Apa yang bisa lebih buruk? Apa berita yang sangat buruk?"

Dokter: "Saya sudah berusaha untuk mencari Anda sejak kemarin."

Main HP

Pada suatu malam Jumat Kliwon, seorang penjaga kuburan melihat ada seorang wanita sedang mainin HP di atas salah satu kuburan. Penjaga kuburanpun menegur:

"Mbak ngapain malam-malam gini mainin hape di atas kuburan?"

Si cewek menjawab, "Iya pak, abis dibawah sinyalnya lemah..."

Mengajari Sopan Santun Kepada Anak

Seorang ibu sedang mengajari kedua putranya tentang sopan santun...

Ibu : "Kakak, adik... dengar, kalau mama dan papa lagi ngobrol tidak boleh diganggu."
Anak-anak : "Iya maa..."
Ibu : "Terus... kalau mama dan papa lagi makan, juga tidak boleh diganggu! Itu tidak baik ya..."
Anak-anak : "Iya maa..."
Ibu : "Ya sudah, kalau begitu asik main sama kakak dulu di luar... sekarang mama mau makan siang!"
Anak-anak : "Iya maa..."

Belum beberapa menit berlalu, si kakak masuk ke rumah sambil menangis keras,
Kakak : (sambil menarik baju ibunya) "Mama, mama..."

Si ibu langsung marah dan kesal padahal baru aja diajarin,

Ibu : "Kakak... Tadi kan mama sudah bilang, kalau mama lagi makan jangan diganggu!"
Kakak : (sambil menarik baju ibunya lagi) "Mama... Mama..."
Ibu : "Tunggu sampai mama selesai makan dulu!"

Akhirnya si kakak menunggu dengan sedih sampai ibunya selesai makan,
Ibu : "Nah, kakak, sekarang mama sudah selesai makan... Kakak kenapa sampe nangis seperti itu?"
Kakak : "Mama... tadi waktu kakak main sama adik di luar, tahu-tahu ade kepeleset dan jatuh di sumur belakang rumah..."

Membeli Ayam Kurus

Ibu pergi ke pasar mau beli ayam. Kebetulan di pasar itu ada orang yang jual ayam utuh.

Ibu: "Bang, ayam satu ekornya berapa..??"
Pedagang: "20 ribu, Bu..."
Ibu: "Tapi kok kurus sih, Bang..."
Pedagang: (spontan menjawab) "Yaelah.. Bu, kemoceng aja yang tidak ada dagingnya saja 18 ribu..!!"
Ibu: "???"

Membeli Tikus Dalam Jumlah Banyak

Seorang Bapak memesan tikus,dalam jumlah yang cukup banyak.

Andi: "Koh Asiong, saya pesan 1000 ekor tikus!!"
Asiong: "Untuk apa tikus sebanyak itu Pak?"
Andi: "Saya sekarang mau keluar dari rumah kontrakan, dan yang punya kontrakan bilang, harus dikembalikan seperti keadaan semula dulu..."

Suka Bermain Telepon

Suatu hari Andi yang baru berumur lima tahun kepergok sedang memainkan telepon oleh ibunya, ketika dia tau buru-buru gagang telepon itu disimpannya.

"Apa yang sedang kamu lakukan?" tanya ibunya kemudian.
"Telepon tante Sarah"
"Bagaimana kamu bisa menelepon dia? Nomornya aja kamu belum tahu, kan?"
"Aku tahu dan aku tadi menelepon dia," jawab Andi cepat.

Ibunya memberi penjelasan dan meyakinkan Andi bahwa dia tidak tahu nomor telepon tante Sarah tapi Andi tetep aja keukeuh bahwa tadi dia meneleponnya.

"Baik," kata ibunya,"Lalu apa yang dia katakan waktu tadi kamu meneleponnya?"
"Dia bilang 'salah sambung...'"

Dikira Tidak Ikut Bermain

Bu Item baru saja di terima sebagai guru bimbingan konseling di sebuah sekolah. Suatu hari dia melihat si Jono berdiri sendirian di pinggir lapangan belakang sekolah, sementara ada murid yang lain sedang asyik bermain bola. Karena merasa kasihan, Bu Item mendekat dan menyapa dengan ramah. "Hai Jono, bolehkah saya menemani kamu?"

"Iya, Bu", Jono menjawab. Tapi pandangan mata anak itu masih tertuju pada teman-temannya di tengah lapangan.

"Ah, anak ini kasihan sekali... Pasti dia ingin ikut bermain...", pikir Item.

Sebagai guru bimbingan konseling yang baik, Item ingin tahu masalah apa yang membuat Jono menyendiri seperti itu.

Item pun bertanya, "Kenapa kamu berdiri di sini sendirian, Jono?"

"Saya sedang jadi kiper, Bu..."

Menggali Kutipan Kata-Kata Sang Motivator

Seorang Motivator berkata: "Tahun-tahun terbaik dalam hidupku kuhabiskan bersama Seorang Wanita yang bukanlah istriku."

Hadirin terkejut dan terpaku...

Ia kemudian menambah kan, "Ia adalah ibuku."

Hadirin kemudian bertepuk tangan dengan Gemuruh dan tertawa.

Budi yang baru saja ikut dalam acara tersebut, kemudian mencoba hal ini di rumah. Setelah makan malam, ia berkata dengan lantang di depan istrinya di Dapur:

"Aku menghabiskan tahun-tahun terbaik hidupku bersama seorang Wanita yang bukan istriku."

Ia berhenti sejenak memejamkan matanya, mencoba mengingat kalimat terakhir sang Motivator... Ketika Budi membuka mata, ia mendapati dirinya berbaring di tempat tidur rumah sakit, baru saja mendapatkan Perawatan akibat Siraman Air Panas...

Gimana sob? oke kan? Jangan lupa klik +1 di bawah ya ^_^
Lihat juga : - SingCu part 1
                 - SingCu part 2
                  - SingCu part 3
                  - SingCu part 4
                  - SingCu part 6

Sumber : http://www.kaskus.us/showpost.php?p=648292051&postcount=371

Reactions:

0 comments:

Post a Comment

Dikomen ya pren, asal cuap-cuapnya yang polite, ku reply kok ^_^
Tapi tolong jangan menyertakan link aktif & SPAM ya :) Trimakasih

 
Cute Pencil